Polres Merangin Ringkus Perakit Senjata Api Rakitan

          Kapolres Merangin Pimpin Press Release

MERANGIN –  Satuan Reserse Kriminal Polres Merangin bersama Tim opsnal Polsek Lembah Masurai berhasil mengamankan pelaku Perakit Senjata Api Rakitan.

Pelaku yakni, Suaris Als Radit (44), warga Talang Asal Kecamatan Lembah Masurai dan Jaulin Als Abah (57) perakit senpi rakitan, warga Pematang Sulur, Kelurahan Telanai Pura Kota Jambi

Penangkapan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Alhajad dan Kapolsek Lembah Masurai Iptu Ismail, pada Selasa (11/4/17) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro,S.IK saat jumpa pers menjelaskan, penemuan senpi ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang yang datang ke gudang kopi miliknya dengan menawarkan senpi rakitan dengan harga 1.000.000,- (satu juta rupiah).

Berbekal informasi tersebut, anggota langsung mendatangi Tkp di gudang milik H.SAIDAL dan mengamankan pelaku serta didapati barang bukti satu unit senpi rakitan laras Pendek dan setelah diintrogasi tersangka mengatakan bahwa senja api ilegal tersebut diperoleh dari rumah sdr ABAH yang beralamat di Desa Talang Asal, Kecamatan Lembah Masurai.

Selanjutnya anggota melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah JAULIN Alias ABAH, hasil penggeledahan dirumah JAULIN Alias ABAH berhasil mengamankan barang bukti berbagai jenis sajam serta alat-alat berupa potongan besi yang diduga untuk digunakan merakit Senjata Api.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, enam belas buah baku laras panjang, satu buah senpi rakitan jenis kecepek, tiga puluh buah sajam pisau, parang dan keris, tiga buah busur panah, empat buah mata panah, satu buah tombak kecil, satu buah mesin gerinda tiga puluh tujuh buah mata gerinda, dua buah mesin bor, sepuluh buah mata bor, tiga buah palu, tiga buah gergaji kecil, tiga buah kapak, satu buah alat penjepit besi, satu pack kunci pass merek tekiro, enam buah kunci letter “T”, empat buah kunci segitiga, satu set kunci pembuat drat, dua buah shock mobil, tiga buah kikir, satu buah water pass, satu buah pahat kayu, satu buah pahat besi, satu buah gunting seng, dua buah tang, beberapa baut dan besi kecil sebagai diduga sebagai bahan pembuatan senjata api / sajam, dua lembar sket gambar senpi, dua butir proyektil peluru tajam, dua butir selongsong peluru.

Ditambhanya, pelaku melanggar UU Darurat No.12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, pungkasnya.

 

Penulis : Solihin

Editor : E.H Sitorus

605total visits,1visits today

Updated: April 14, 2017 — 12:18 am
news.polresmerangin.com © 2017 Humas Polres Merangin